Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4750Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Ziyad Ul Haq | - |
| dc.contributor.author | Nurul Fadhilah, 13-110696 | - |
| dc.date.accessioned | 2026-01-21T02:13:50Z | - |
| dc.date.available | 2026-01-21T02:13:50Z | - |
| dc.date.issued | 2017 | - |
| dc.identifier.uri | https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4750 | - |
| dc.description.abstract | Produksi adalah menciptakan suatu barang atau jasa yang manfaatnya dirasakan di masa kini atau masa mendatang. Produksi adalah suatu proses kegiatan-kegiatan ekonomi untuk menghasilkan barang dan jasa tertentu dengan memanfaatkan faktor-faktor produksi yaitu sumber daya alam, tenaga kerj modal dan organisasi. Dalam sistem ekonomi Islam, barang yang ingin di produksi dan proses produksi harus sesuai dengan nilai-nilai Islam. Adapun pemelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (Library research), proses penelitian ini dilaksanakan di perpustakaan untuk mencari berbagai teori yang sedang dikaji dengan menelusuti literatur yang ada baik dari buku, majalah, koran, artikel, situs dan lain sebagainya serta karya-karya lain yang berhubungan dengan pokok pembahasan. Berdasarkan dari basil penelitian keseimpulan yang dapat diambil. Pertama, produksi menurut Al-Ghazali adalah menciptakan suatu barang yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup masyarakat. Kedua, sedangkan Muhammad Abdul Mannan melihat produksi sebagai penciptaan guna dan barang yang dihasilkan harus sesuai syariat. Ketiga, dari tinjauan konsep produksi menurut Al-Ghazali dan Muhammad Abdul Mannan memiliki persamaan yaitu bahwa produksi merupakan elemen yang penting dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam memproduksi barang baik menurut Al-Ghazali maupun Muhammad Abdul Mannan harus memproduksi barang yang halal yang sesuai dengan syariat. Perbedaannya ialah Al-Ghazali membahas tiga aktivitas produksi yaitu industri dasar, aktivitas penunjang dan aktivitas pelengkap. Sedangkan Muhammad Abdul Mannan membahas empat faktor produksi, yaitu tanah, tenaga kerj modal dan organisasi. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta | en_US |
| dc.subject | Studi Perbandingan tentang Konsep Produksi antara Al-Ghazali dan Muhammad Abdul Mannan | en_US |
| dc.title | Studi Perbandingan tentang Konsep Produksi antara Al-Ghazali dan Muhammad Abdul Mannan | en_US |
| dc.type | Skripsi | en_US |
| Appears in Collections: | Buku | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Nurul Fadhilah 13110696 Repository tanpa Bab 2,3 dan 4.pdf | 1.24 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Nurul Fadhilah 13110696.pdf | 4.14 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.